Rabu, 18 Desember 2019


Perusahaan Sukanto Tanoto Bagikan Premi Penjualan Minyak Sawit Kepada Mitra Petani
Sumber: twitter.com/asian_agri

Komitmen perusahaan Sukanto Tanoto, khususnya Asian Agri dalam mewujudkan industri sawit berkelanjutan terus dilakukan. Melalui praktek pertanian tanpa deforestasi hingga penyulingan minyak sawit ramah lingkungan, unit bisnis Royal Golden Eagle tersebut terus berupaya untuk menekan praktek-praktek yang dapat merusak alam.

Selain menerapkan praktek bisnis yang bertanggung jawab, Asian Agri juga mendorong para mitra petani untuk mengikuti langkah serupa. Demi memicu semangat para petani untuk menerapkan praktek pertanian yang ramah lingkungan, perusahaan Sukanto Tanoto tersebut juga membagikan premi penjualan minyak sawit bersertifikasi.

Asian Agri Bagikan Premi Minyak Sawit Senilai Rp 4,3 Miliar Kepada Mitra Petani


Asian Agri merupakan salah satu produsen minyak sawit terbesar di Asia. Setiap tahunnya, tidak kurang dari 1,2 juta ton metrik minyak sawit mentah dihasilkan oleh unit bisnis Royal Golden Eagle yang satu ini. Besarnya produksi tahunan Asian Agri ini tidak lepas dari luas lahan yang dikelolanya. Hingga saat ini, sedikitnya perusahaan Sukanto Tanoto tersebut mengelola 100.000 hektar lahan perkebunan sawit ditambah dengan 60.000 hektar lahan dalam skema plasma.

Sedikitnya ada 72 Koperasi Unit Desa (KUD) yang menjadi mitra petani plasma Asian Agri. Ke-72 KUD tersebut tersebar di sekitar area operasi perusahaan yang berada di Provinsi Riau dan Jambi.

Sebagai bentuk kepedulian perusahaan dengan mitra petani plasma, unit bisnis Sukanto Tanoto tersebut membagikan premi penjualan minyak sawit senilai Rp 4,3 miliar kepada perwakilan 72 KUD yang menjadi mitranya. Pemberian premi penjualan ini juga merupakan bentuk apresiasi perusahaan atas praktek pertanian ramah lingkungan yang diterapkan oleh mitra petani.

Meningkatkan Produktivitas Melalui Efisiensi Pemanfaatan Lahan Perkebunan


Meski dikenal sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar di Asia, Asian Agri memiliki kebijakan yang sangat ketat terkait operasional produksinya. Sejak tahun 2003, unit bisnis Sukanto Tanoto tersebut telah berhenti memperluas kebun intinya.

Asian Agri lebih fokus pada pengembangan efisiensi dalam pemanfaatan kebun sawit yang dikelolanya. Untuk meningkatkan produktivitas kebun, unit bisnis Royal Golden Eagle tersebut menggunakan bibit sawit unggulan yang dikembangkan sendiri, yakni bibit sawit Topaz.

Benih kelapa sawit Topaz dikembangkan dengan berbagai keunggulan di dalamnya. Benih ini memiliki daya tahan yang sangat baik dan tetap bisa tumbuh meski ditanam di tanah marjinal. Karakteristik batangnya juga tidak terlalu tinggi. Hal ini memudahkan para petani untuk memanen buah kelapa sawit.

Jumlah produksi yang dihasilkan kelapa sawit Topaz juga terbilang cukup bagus. Begitu juga dengan masa hidupnya yang cukup panjang, yakni mencapai 25 tahun. Dengan produktivitas yang bagus dan masa hidup yang panjang, benih Topaz mampu memberi keuntungan besar bagi petani sawit yang menanamnya.

Selain berfokus pada peningkatan produktivitas lahan perkebunan, perusahaan Sukanto Tanoto tersebut juga aktif menjalin kerja sama dengan petani sekitar. Selain bekerja sama dengan mitra petani dalam skema plasma, Asian Agri juga menjalin kerja sama dengan para petani swadaya.

Lahan yang dikelola oleh petani swadaya mitra Asian Agri juga terbilang luas. Total ada 41.000 hektar lahan yang dikelola oleh mitra petani swadaya. Asian Agri juga menerapkan kebijakan yang cukup ketat terkait kerja sama tersebut. Demi memastikan bahwa para petani juga menerapkan praktek pertanian yang bertanggung jawab, unit bisnis Sukanto Tanoto tersebut hanya menerima buah sawit yang sudah mendapat sertifikasi saja.

Mendorong mitra petani untuk menerapkan praktek pertanian ramah lingkungan hanyalah salah satu cara yang ditempuh oleh Asian Agri untuk mewujudkan industri sawit berkelanjutan. Selain aktif mendorong, perusahaan Sukanto Tanoto tersebut juga aktif memberi pelatihan kepada mitra petani dan siap membantu para mitra yang ingin mendapatkan sertifikasi.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © strong man - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -